Beberapa waktu lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan jika fenomena El Niño Godzilla akan melanda Indonesia mulai April hingga Oktober 2026. El Niño Godzilla ini membawa risiko kemarau ekstrem, krisis air bersih, gagal panen serta berpotensi memicu kekeringan panjang dan kebakaran hutan, khususnya di wilayah Jawa hingga NTT.
Bagi masyarakat Indonesia, ini bukan sekadar isu iklim biasa. Dampaknya bisa memengaruhi banyak hal mulai harga pangan, ketersediaan air bersih, hingga kesehatan. Untuk itu kita perlu melakukan persiapan untuk menghadapi El Niño Godzilla ini.
Apa Itu El Niño Godzilla?
Istilah El Niño Godzilla merupakan sebutan informal untuk menggambarkan fenomena El Niño yang sangat ekstrem. Saat El Niño terjadi, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat secara tidak biasa, sehingga menyebabkan perubahan besar pada pola cuaca di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, El Niño yang kuat biasanya menyebabkan musim kemarau yang lebih panjang, curah hujan menurun, suhu udara lebih panas, krisis atau kekurangan air, peningkatan kebakaran hutan dan lahan, kabut asap dan penurunan hasil pertanian.
Tak hanya itu, El Niño juga bisa menimbulkan risiko kesehatan. Cuaca panas ekstrem dan udara kering dapat meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, gangguan pernapasan, iritasi kulit dan paparan polusi udara akibat kebakaran hutan.
Persiapan Penting Menghadapi El Niño di Indonesia
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan dalam menghadapi El Niño di Indonesia, diantaranya:
- Simpan Cadangan Air Bersih
Air menjadi salah satu kebutuhan pertama yang terdampak saat kekeringan terjadi. Yang sebaiknya dipersiapkan adalah memiliki stok galon air minum yang cukup, memiliki drum atau wadah penyimpanan air, dan cadangan air kemasan untuk kondisi darurat. Jika menggunakan air sumur, periksa ketinggian air secara berkala.
- Bersiap Menghadapi Suhu Panas Ekstrem
Periode El Niño yang panjang dapat membuat suhu terasa jauh lebih panas dari biasanya. Usahakan menghindari aktivitas luar ruangan saat siang hari yang sangat terik. Hal yang bisa kamu persiapkan adalah kipas angin atau ventilasi yang baik, pakaian berwarna terang, minuman elektrolit, sunscreen, topi dan payung.
- Waspadai Penurunan Kualitas Udara
Kebakaran hutan dan lahan dapat memicu kabut asap berbahaya, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kamu bisa mengumpulkan perlengkapan penting seperti masker N95, air purifier, obat tetes mata dan obat pernapasan bagi yang sensitif.
- Pantau Informasi Cuaca Resmi
Selalu ikuti informasi dari lembaga resmi dan sumber berita terpercaya di Indonesia. Kamu bisa memantau prakiraan curah hujan, peringatan cuaca panas, kualitas udara, informasi kekeringan serta update kebakaran hutan dan lahan untuk antisipasi.
Fenomena El Niño yang sangat kuat dapat membawa tantangan serius bagi Indonesia, terutama di wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan suhu panas ekstrem. Saat kamu merasa cuaca sedang sangat panas, sebisa mungkin hindari aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, kamu bisa selalu menyiapkan sabun Asepso Icy Cool di rumah.
Asepso Icy Cool adalah sabun antiseptik yang diformulasikan untuk membersihkan kuman, bakteri, dan jamur penyebab infeksi kulit. Varian ini dilengkapi menthol untuk memberikan sensasi dingin, menyegarkan, serta mengurangi gatal, biang keringat, dan bau badan, sangat cocok untuk cuaca panas atau kulit yang aktif.