Kamar mandi merupakan salah satu ruangan dalam rumah dengan kuman terbanyak. Suhu yang hangat, kelembapan yang tinggi, serta seringnya kamar mandi digunakan dapat menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri, jamur, lumut, bahkan virus untuk berkembang. Itulah mengapa membersihkan kamar mandi bukan sesuatu yang sebaiknya ditunda sampai terlihat kotor.
Lalu, seberapa sering kamar mandi sebenarnya perlu dibersihkan? Ada beberapa pembagian durasi yang bisa efektif dilakukan untuk hasil yang maksimal. Berikut penjelasannya.
- Pembersihan Setiap Hari
Kamu tidak perlu melakukan pembersihan menyeluruh setiap hari, tetapi cukup lakukan beberapa kebiasaan sederhana yang dapat mencegah penumpukan kuman seperti lap area yang basah seperti wastafel dan countertop, gunakan squeegee atau karet pembersih kaca pada kaca shower atau dinding keramik setelah mandi, gantung handuk dengan benar agar bisa kering sempurna, nyalakan ventilasi atau buka jendela setelah mandi, bilas sisa pasta gigi, sabun, dan rambut yang tertinggal. Kebiasaan kecil yang bisa dilakukan setiap hari ini membantu mengurangi kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.
- Pembersihan Setiap 2–3 Hari
Setiap 2-3 hari, kamu bisa melakukan pembersihan di beberapa permukaan di kamar mandi yang sering disentuh seperti tombol atau pegangan flush toilet, handle keran, saklar lampu, gagang pintu, dispenser sabun. Permukaan yang sering disentuh ini dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri dari tangan, kulit, bahkan partikel mikroskopis yang dapat menyebar saat toilet disiram.
- Pembersihan Seminggu Sekali
Setidaknya dalam seminggu sekali, kamar mandi perlu dibersihkan secara menyeluruh, termasuk menyikat toilet bagian dalam dan luar, membersihkan wastafel dan permukaan meja, membersihkan cermin dan permukaan kaca, mengepel lantai, membersihkan dinding shower, bathtub, dan saluran air, serta mengosongkan tempat sampah. Pembersihan mingguan membantu mencegah penumpukan kerak sabun, noda mineral, jamur, dan bau tidak sedap yang semakin sulit dibersihkan jika dibiarkan.
- Pembersihan Setiap 2–4 Minggu
Ada beberapa area yang sering terlewat, padahal berpotensi menyimpan banyak kuman seperti exhaust fan atau ventilasi, tirai shower, tempat sikat gigi, celah nat keramik, area bawah wastafel, dan bagian belakang toilet. Area-area tersembunyi ini sering menahan kelembapan, debu, sel kulit mati, dan bakteri.
Kamar Mandi Bersih Maksimal dengan Asepso Antibacterial Liquid
Membersihkan kamar mandi secara rutin membantu mengurangi paparan bakteri, spora jamur, alergen, dan bau tidak sedap, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi seluruh anggota keluarga. Apalagi jika kamar mandi digunakan bersama oleh banyak anggota keluarga, kondisi ini cenderung membuat kamar mandi lebih cepat menjadi tempat penumpukan kuman dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Oleh karena itu, kamu perlu menyediakan Asepso Antibacterial Liquid untuk membersihkan kamar mandi. Asepso Antibacterial Liquid merupakan antibakteri dalam bentuk cair yang mempunyai fungsi serbaguna untuk membunuh kuman dan menjaga kebersihan. Cairan Disinfektan dapat membunuh kuman di permukaan benda karena mengandung bahan aktif Chloroxylenol 4.85% yang efektif untuk perlindungan dari kuman.
Cara pakainya pun mudah. Untuk penggunaan disinfektan, larutkan 1 tutup penuh dalam 450 ml air. Cairan ini pun bisa digunakan untuk membersihkan kamar mandi beserta perabotan di dalamnya. Kamar mandi pun bersih dari kuman dan bakteri, kesehatan keluarga tetap terjaga.